
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Faculty of Science Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta dan dilaksanakan pada 23 Oktober 2025. Keberhasilan artikel tersebut lolos dalam konferensi internasional ini menjadi bukti kontribusi ilmiah yang signifikan dalam mengintegrasikan teknologi, pembelajaran sains, dan inovasi dalam konteks pendidikan Islam. Capaian ini sekaligus mencerminkan komitmen akademik dalam mendukung masa depan pendidikan Islam yang adaptif, progresif, dan berkelanjutan di era global.
Artikel yang berjudul The 3rd International Conference on Islamic Education and Instruction (ICIEI) dengan tema “Navigating a Sustainable Future: Leveraging Technology to Enhance Science Learning and Foster Innovation in Islamic Education.” Konferensi internasional yang diikuti oleh Dosen dan mahasiswa Institut Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo yang didalamnya menekankan pentingnya peran pendidikan Islam dalam merespons tantangan global yang semakin kompleks, khususnya dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan. Pendidikan tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, serta kemampuan berpikir kritis dan solutif terhadap permasalahan masa depan. Serta pemanfaatan teknologi (leveraging technology) menjadi aspek strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di lingkungan pendidikan Islam. Integrasi teknologi digital seperti media interaktif, pembelajaran berbasis data, laboratorium virtual, dan platform pembelajaran daring memungkinkan proses belajar mengajar menjadi lebih efektif, kontekstual, dan menarik. Dengan dukungan teknologi, pembelajaran sains tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti literasi digital, pemecahan masalah, dan kolaborasi.
