
Ponorogo — Pada Jumat, 21 Maret 2025, Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo menggelar Tabligh Akbar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa yang dilaksanakan di Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda utama KKN yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara sivitas akademika IAIRM Ngabar dengan masyarakat desa melalui pendekatan keagamaan dan sosial.
Tabligh Akbar tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan tokoh masyarakat, di antaranya Camat Kecamatan Sawoo, Kapolsek, Danramil, serta Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II IAIRM Ngabar. Kehadiran jajaran pimpinan kampus, perangkat desa, serta masyarakat setempat menambah khidmat dan semarak pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan semangat keagamaan masyarakat Desa Kori, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa KKN dengan warga setempat. Selain itu, Tabligh Akbar juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam bentuk pengabdian nyata di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh KH. Hasyim Asy’ary, yang mengajak masyarakat untuk memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan mampu memberikan motivasi spiritual dan menjadi bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Tabligh Akbar ini, mahasiswa KKN IAIRM Ngabar diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sosial dan keagamaan di Desa Kori. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya membawa program kerja, tetapi juga nilai edukatif, religius, dan sosial yang bermanfaat bagi warga desa.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, IAIRM Ngabar berharap sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga program KKN benar-benar menjadi media pengabdian yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kori.
