
Ponorogo — Institut Agama Islam Riyadlotul Mujahidin (IAIRM) Ngabar Ponorogo secara resmi menggelar Upacara Pemberangkatan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pelaksanaan KKN mahasiswa IAIRM Ngabar yang akan mengabdi di Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.
Upacara pemberangkatan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, pimpinan Pondok Pesantren Walisongo Ngabar, dosen pembimbing lapangan, panitia KKN, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. Kehadiran pimpinan pesantren dan sivitas akademika mencerminkan sinergi kuat antara institusi pendidikan tinggi dan pesantren dalam mendukung program pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, pimpinan IAIRM Ngabar menegaskan bahwa KKN merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta kampus dan pesantren dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, etika akademik, serta kearifan lokal selama berinteraksi dengan masyarakat desa.
Upacara ini juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memantapkan kesiapan mental, spiritual, dan sosial sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan KKN, mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam bentuk program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kori.
Dengan resmi diberangkatkannya mahasiswa KKN IAIRM Ngabar, diharapkan kegiatan pengabdian ini dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif bagi pengembangan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan KKN juga diharapkan menjadi wahana pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam membangun kepedulian sosial, kepemimpinan, dan tanggung jawab sebagai insan akademik dan santri.
